Mahasiswa Program Studi Teknologi Listrik Program Diploma 3, sebelum menyelesaikan studinya berhak mengikuti Asesmen Skema Sertifikasi Kompetensi pada Jabatan Kerja Inspektur Kelistrikan di Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Institut Teknologi Padang.

Guna mempersiapkan lulusan yang profesional, kompetensi utama lulusan Program Studi Teknologi Listrik Program Diploma 3 Institut Teknologi Padang, yang secara berkala ditinjau dan mengacu kepada peraturan dan regulasi yang berlaku serta memperhatikan kebutuhan pasar dan telah dibandingkan dengan program studi sejenis termasuk standar yang ditetapkan oleh FORTEI (Forum Pendidikan Tinggi Teknologi Listrik Indonesia), maka ditetapkan KOMPETENSI UTAMA LULUSAN:

  1. Mampu membuat rancangan gambar instalasi listrik baik secara konvensional maupun menggunakan perangkat lunak CAD mengikuti standar yang berlaku;
  2. Mampu menyelesaikan pekerjaan perancangan instalasi listrik dan tenaga, PHB dan instalasi kendali pada tegangan rendah dan menengah mengacu persyaratan yang berlaku seperti SNI, PUIL, dan SPLN;
  3. Mampu melakukan pekerjaan pemeriksaan dan komisioning instalasi listrik dan tenaga, PHB, instalasi kendali pada tegangan rendah dan menengah sesuai dengan persyaratan pekerjaan, mengacu standar seperti SNI, PUIL, SPLN;
  4. Mampu melakukan pekerjaan pemeliharaan, serta pengujian hasil pemeliharaan,
  5. Mampu membuat dokumen tender, membuat laporan pemeliharaan, dengan merujuk persyaratan teknis yang berkenaan aspek lingkungan keamanan, keselamatan (K3);
  6. Mampu melaksanakan konstruksi, memeriksa hasil konstruksi, dan membuat laporan pekerjaan dengan mengacu persyaratan yang digunakan;
  7. Mampu mempersiapkan tahapan kerja, pengoperasikan, identifikasi, laporan pengoperasian mengacu persyaratan yang berlaku.
  8. Mampu berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia yang baik
KOMPETENSI PENDUKUNG yang dimiliki sekaligus penciri dari lulusan Program Studi Diploma Tiga (D-3) Teknologi Listrik Institut Teknologi Padang yaitu;  
Ahli Madya yang mampu:
Mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk langsung dapat diterapkan dimasyarakat baik dalam berwirausaha maupun dalam melakukan pendampingan di masyarakat termasuk memberikan inovasi-teknologi guna peningkatan taraf hidup masyarakat banyak;
Ahli Madya yang mampu: Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris;
Ahli Madya yang mampu: Meningkatkan wawasan sepanjang hayat.  
Ahli Madya yang mampu: Mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan teknologi, memiliki kepekaan dan empati terhadap isu isu kebangsaan, bermasyarakat serta memiliki integritas dan berpegang teguh kepada nilai-nilai agama yang dianutnya.